Friday, July 27, 2012

Buat Swap File Statis

Kadang komputer kita mengalami kesulitan yang muncul karena memori penuh. Salah satu penyebabnya adalah pengaturan swap file. Misalnya kita membuka 20 file gambar high resolution pada komputer dengan memory 256MB, maka komputer secara otomatis akan membuat sebuah file data temporary yang dikenal dengan sebutan Swap file.

Meski file virtual memory ini berfungsi sama seperti system memory, namun jauh lebih lambat. Swap file disimpan di dalam harddisk. Swap file bisa diubah ukurannya sesuai kebutuhan. Apalagi jika harddisk yang kita gunakan berukuran kecil. Namun, jika harddisk Anda berukuran 100GB, langkah ini tidak terlalu penting. Sebab, swap file hanya memakan space beberapa megabyte saja. Dengan mengubah ukuran swap file pada nilai yang konstan, maka kita bisa melakukan penghematan ruang pada harddisk.

Langkah yang harus segera diambil:

  • Pertama, buka System Properties (tekan tombol Windows key + Pause/Break).
  • Klik tab Advanced > klik bagian Performance > Settings.

clip_image002

  • Kemudian klik tab Advanced > klik Change.

clip_image004

  • Untuk membuat sebuah Swap file, pilih Custom size dan isilah jumlah yang sama pada kedua kolom Initial size dan Maximum size. Jika pada komputer Anda terdapat RAM lebih dari 1 GB, jumlah Swap file ideamya 1,5 kali lipat dari total RAM. Jika RAM Anda sejumlah 256MB hingga 1GB, swap file jumlahnya 2 kali lipat RAM. Kalau Anda hanya memiliki RAM kurang dari 256MB, biarkan Windows yang mengatur ukuran swap file untuk Anda.

clip_image006

  • Setelah membuat swap file, PC harus di-defragment. Gunakan program defragmenter yang terbaik. Misalnya, Diskeeper dari http://www.diskeeper.com.
Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: